Bagaimana Cara Mulai Menjadi Investor Properti.?

Bagaimana Cara Mulai Menjadi Investor Properti

Ada beberapa trik jitu tentang Bagaimana Cara Mulai Menjadi Investor Properti yang jika anda jalankan maka anda akan sukses di dunia properti ini, baik anda sebagai investor, bisnis (trader), ataupun buat anda yang ingin memiliki rumah (end user). Berikut ini akan kami bagikan sedikit trik untuk menjadi investor properti.

  • 1.) Lakukan berdasarkan apa yang Anda lihat, bukan apa yang Anda asumsikan

Asumsi sering salah, entah itu asumsi broker, developer, penjual, atau asurnsi lainnya. Semua pengertian itu bermakna tidak pasti. Secara bercanda, Kiyosaki mengatakan bahwa kata assume bisa dipecah menjadi “ASS-UME”, yang maknanya sama sekali tidak baik, bukan? Jika Anda ikut-ikutan menggunakan jurus asumsi, itu berarti sama saja dengan spekulan.

  • 2.) Buatlah rencana bisnis (Bisnis plan)

Setiap investor memiliki perencanaan bisnis yang baik. Untuk investor pemula, rencanakan targetAnda untuk jangka waktu tertentu. Misalnya, targetkan diri Anda mendapatkan aset hot deal dengan nilai Rp.1 miliar pada tahun pertama, sesuaikan dengan kemampuan Anda membayar cicilan. Kemudian pada tahun kedua, meningkat menjadi Rp1,5 miliar, dan seterusnya.

  • 3.) Buatlah manajemen waktu yang baik (Time management)

Hal ini menjadi penyakit masyarakat Indonesia. Kita mengenal budaya ngaret, hampir banyak orang pernah terlambat dan banyak orang yang mengalami dampaknya. Jika Anda seorang investor, Anda harus mampu membagi waktu, kapan berhubungan dengan bank, kapan mencari aset baru, kapan berhubungan dengan mitra bisnis, dan sebagainya. Jika Anda melakukannya dengan baik, kesuksesan buat Anda sudah di depan mata.

Banyak orang yang sukses mendapatkan hot deal. Namun, juga banyak di antara mereka yang kemudian menyesal berkepanjangan. Utang di mana-mana, kredit macet, dan aset pun lenyap. Kenapa bisa begitu? Penyebab utamanya adalah buruknya manajemen keuangan. Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan dari kita tidak memiliki manajemen keuangan yang rapi, terutama manajemen keuangan pribadi dan keluarga. Jika Anda ingin menjadi investor properti, kondisi seperti im’ hendaknya dihindari. Misalnya, ketika mendapatkan cash back dan cash flow positif, atur kebutuhan tersebut sesuai posnya masingmasing dan utamakan yang prioritas. Utamakan pelunasan biaya-biaya transaksi (misalnya dari KTA, kartu kredit), pembayaran cicilan, dan sebagainya. Jangan dipakai untuk bersenang-senang dulu.

  • 5.) Buatlah manajemen modal dengan bijaksana

Terkadang, Anda mendapatkan cash back (idealnya, setiap transaksi memberikan cash back). Pengeiolaan uang lebih ini harus dilakukan dengan bijaksana. Jika mampu memanfaatkanya untuk modal selanjutnya (misalnya untuk DP transaksi berikutnya atau untuk diputar di bisnis), Anda akan menjadi investor yang sukses. Namun jika Anda menggunakannya untuk hal lain yang tidak ada hubungannya dengan bisnis properti Anda, hasilnya tentu akan berbeda.

  • 6.) Gunakan logika, bukan emosi

Dalam bertransaksi properti, Anda sebaiknya tidak meiibatkan emosi. Memilih properti tidak hanya didasarkan pada rasa suka semata, tapi lebih banyak hal yang harus menjadi bagian yang menjadi pertimbangan. Anda harus cermat menghitung cash flow, cash back, cicilan per bulan, dan lain sebagainya. Jika Anda hanya mengedepankan emosi, maka Anda sudah tidak lagi mempertimbangkan uang. Padahal sebagai investor, uang semestinya menjadi pertimbangan utama, yaitu dengan sesedikit mungkin mengeluarkan uang untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

  • 7.) Mulailah sekarang juga

Berhentilah berpikir dan mempertimbangkan banyak hal. Orang ‘pintar’ biasanya terlalu banyak pertimbangan dan analisis, sehingga sulit memulai. Mempertimbangkan banyak hal memang langkah yang baik. Namun, jangan sampai hal itu malah menghambat atau justru menggagalkan Anda untuk mulai berinvestasi. Maka, mulailah sekarang dan jalani segera prosesnya agar tips jitu bagaimana cara mulai menjadi investor properti ini bisa berjalan dengan sempurna.

Artikel Rekomendasi Untuk Anda