5 Cara Mengembangkan Bisnis Franchise, Terbukti.!

Cara mengembangkan bisnis franchise

Memulai suatu bisnis adalah hal yang cukup rumit dan perlu kita jaga sebaik mungkin agar bisnis kita tetap eksis dari tahun ke tahun dan pastinya kita ingin memiliki bisnis yang berkembang. Untuk bisnis franchise sendiri kita harus persiapkan beberapa hal yang mungkin tak pernah kita sadari. Selain modal kita perlu mengetahui apa saja hal-hal yang perlu kita kembangkan lagi. Tentunya sumber daya barang yang dijual, kualitas, kepuasan pelanggan dan beberapa hal-hal lain. Inilah 5 cara mengembangkan bisnis franchise.

Walaupun sederhana,anda wajib mengetahui cara mengembangkan bisnis menjadi franchise dan mudah. Berikut ini informasinya untuk anda semua yang sedang mencari referensi tentang bisnis franchise.

5 Cara Mengembangkan Bisnis Franchise

  1. Jaga Kualitas Produk

Pada sebuah bisnis, produk tentu menjadi fokus utama karena menjadi hal utama dari bisnis tersebut. Jika produknya jelek, maka secara tidak langsung bisnis pun terkena imbasnya. Jika perfoma dan kinerja kurang bagus dan jelek lama kelamaan usaha bisa bangkrut.

Pentingnya menjaga kualitas produk agar tetap sama, dan walaupun ada perubahan, tentu sudah melalui tahap riset dan penelitian terlebih dahulu. Produk yang terjaga kulitasnya dari waktu ke waktu, tentu membawa pengaruh positif pada bisnis. Jika produk yang kita buat sudah maksimal dan bagus ke depannya kita bisa mengembangkan bisnis franchise dengan mudah.

  1. Konsisten Dalam Membangun Citra Produk

Saat berkecimpung dalam bisnis franchise,kita perlu konsisten dan membangun produk berkualitas dengan baik secara terus menerus. Branding yang dimaksud disini adalah, konsisten dalam menggali sisi unik dalam produk kita, yang membuat produk kita berbeda dengan kompetitor, keunggulan produk serta manfaatnya yang di dapat jika menggunakan produk kita.

Walaupun tak mudah karena efek globalilasi persaingan bisnis. Tetapi, jika kita selaku pemilik bisnis mempunyai sikap yang positif dan yakin dengan produk yang dijual, maka itu bisa menjadi modal awal untuk mengembangkan bisnis ke arah bisnis franchise.

  1. Sistem dan Alur Kerja Yang Terstruktur

SOP atau prosedur standar yang diterapkan pada setiap perusahaan, mempunyai tujuan agar struktur dan kinerja masing – masing divisi bisa berjalan dengan baik.

Begitupun dengan sebuah bisnis, diperlukan sebuah sistem dan alur kinerja yang terstrukur dengan baik, sehingga setiap tugas bisa dipahami dan dikerjakan dengan baik.

Jika orientasinya untuk menjadi sebuah bisnis franchise, tentu sistem yang digunakan harus mudah dipahami dan dilaksanakan dan terbukti berhasil diterapkan dengan baik oleh pemilik bisnis franchise sebelum diterapkan oleh pewaralaba yang akan menjadi calon franchisee.

  1. Tersedianya Modal Yang Cukup

Modal memainkan peranan dalam sebuah bisnis, apalagi jika bisnis tersebut akan berkembang menjadi sebuah bisnis franchise, tentu modal yang dibutuhkan juga bertambah. Banyaknya modal yang ada membuat kita tak pusing. Anda bisa mendapatkan modal segar dari investor,rekan atau meminjam dari bank. Semua harus dipikirkan matang-matang. Karena modal hal yang perlu kita pegang.

  1. Menentukan Fee Royalti Kepada Franchisee

Sebagai bisnis yang akan berkembang menjadi sebuah bisnis franchise, menetukan besaran Fee royalti yang akan diberikan kepada calon franchisee kepada kita selaku pemilik merek bisnis merupakan hal berikutnya yang harus dipikirkan.

Sebagai sebuah merk waralaba yang baru, tentunya besaran fee royalti pun bisa disesuaikan dengan keberhasilan dan tingkat penjualan dari merek franchise tersebut. Semakin sukses penjualan dan meluasnya merek franchise tersebut, maka  besaran royalti yang dikenakan pun menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Artikel Rekomendasi Untuk Anda